Pages

Tampilkan postingan dengan label is. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label is. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Agustus 2016

New kindle is coming! Kindle Voyage


I just now found a news about the kindle.

New kindle is coming!

It is Kindle Voyage.

Whats new
300 ppi display, reimagined page turns, adaptive front light… See more

Kindle Voyage is crafted for the love of reading
  • High-resolution 300 ppi display—reads even more like the printed page
  • Reimagined page turns—PagePress enables you to turn the page without lifting a finger
  • New adaptive front light—provides ideal brightness, day or night
  • Our thinnest Kindle ever
  • Battery lasts weeks, not hours
  • Try Kindle Unlimited for free—choose from over 700,000 titles and thousands of audiobooks for $9.99/month. Try 30 days for free. Learn more

For more information, go to amazon. http://www.amazon.com/dp/B00IOY8XWQ/ref=fs_kv
Read More..

Sabtu, 09 April 2016

The Economist Oct 25th 2014 mobi epub

 The Economist - Oct 25th 2014

The Economist - Oct 25th 2014 [mobi] [epub]

 

The download links are as follows:

If you like this site, please google+ me, or you can follow me by email.


Google Drive: (wait for 5 sec. and skip the ad at the top-right corner):)

The Economist - Oct 25th 2014.mobi

The Economist - Oct 25th 2014.epub


If there is any problem with the link, please leave a comment to me, and I will revise it, or send you by email.

Happy everyday  ^_^

Tips: How to read .mobi file?

1. You can open the .mobi file by a kindle e-book device.

    Such as Kindle Fire, Kindle Paperwhite, Kindle Touch, Kindle Keyboard.…

2. You can open the .mobi file by a software called Calibre on your computer. or the Amazon’s Kindle for PC.

3. You can open the .mobi file on your smart phone, just installing an app called Mobipocket reader, or Amazon’s Kindle.

4. You can open the .mobi file on your iPad by an app Kindle.

Read More..

Sabtu, 10 Agustus 2013

Game is Over

Download novel gratis
Novel versi pdf
Penulis: Yatna pelangi

Jakarta adalah gudang. Gudang orang nyari kerjaan, gudang artis, gudang orang yang pengen jadi artis, gudang tempat jual diri buat jadi artis, gudang copet, gudang curanmor, gudang penipu, gudang banjir, gudang gelandangan, gudang pengamen, gudang penikmat hiburan malam, dan gudang kemacetan. Pokoknya bikin sewot deh.

Kalo udah sewot, orang-orang pada pusing. Karena pusing, orang berpikir yang nggak-nggak. Trus muncul deh sensasi-sensasi yang bikin pusing pula. Katanya sih pemerintah udah berusaha nanganin semuanya. Nyediain lowongan kerja bagi orang yang butuh kerja, rumah singgah buat gelandangan biar ga tidur di emper toko dan bawah jembatan, banjir canal yang sampe sekarang blon selesai buat ngatasin banjir, dan busway buat ngatasin kemacetan.

Busway? Ehm, ehm...transportasi yang satu ini emang banyak dipilih orang karena bikin nyaman. Bebas kemacetan dan ber-AC pula. Tapi, bukan Jakarta namanya kalo ga pake desek-desekan. Mau naek busway kudu rela dulu ngantri bejubel-jubel plus ngerasain bonus bau kecut Parfum campur keringet. Belon lagi acara senggol-senggolan dan dorong-dorongan kayak lagi nonton dangdutan. Tangan, sikut, dengkul dan bokong, jadi sasaran empuk buat disenggol.



Download novelnya disini...
Read More..